Sinar Pemisah Diri
Hawa-hawa datang setahun sekali
Senyum lancip di pinggir bibir
Warna merah muda tertera aslinya
Melengkapi kesempurnaan eloknya wajah
Mata itu kembali berkedip
Membasahi agar tetap segar
Tak perlu kau lakukan
Matamu t'lah pancarkan sinar
Itu menyenangkan, tapi tidakku
Sekarang sudah masa akhir
Tak ada kesempatan bagiku
Untuk memuji hal adanya
Di akhir massa persatuan
Aku ingin menyatakan
Bukan nyata di kata-kata
Tapi mimpi yang kan menjadi nyata
Ku cinta, ku sayang
Bukan nyata di kata-kata
Tapi mimpi yang kan menjadi nyata
Ku cinta, ku sayang
Jangan kau pergi sayang
Kaitan rasa selalu menarik diri
tuk terus menghampiri.
Untuk Nurnya Aini Dewi
Cintamu
"Al Aristoteles"
1 komentar:
izin share mas ali
Posting Komentar