Puisi 3

Sinarnya Mata Perempuan

Terlalu dalam kau terkubur
Hati ini telah menggembur
Tanah surga yang cuma sekepal
Tak kan kubiarkan mati percuma


Hati ini sepi terasa
Masa kelam telah menerjang
Bagai ombak diterpa angin
Mengikis tanah pantai dengan abrasi

Memang cinta ini tiada terkira
Jadi sasaran mata yang indah
Indah nan penuh sinar harapan
Sinarnya mata perempuan

Jarak waktu tiada terlampau
Hanya terlampau mata yang memandang
Memandang kita yang ada di mana
Di atas atau pun di bawah

Engkau di atas aku di bawah
Hanya memandang penuh harap
Tapi tak terhiraukan
Tak terhiraukan oleh dirimu

Kau tak pernah menunduk sedikitpun
Hanya untuk melirik diriku
Yang terpancar sinar tersembunyi
Hinggakau berdecak kagum

Kau turun dari kayangan
Hanya menjemput diriku seorang
Untuk tebang bersamamu
Menuju surga tempat merindu

Hanya kulakukan doa untukmu
Agar kau mengerti
Kita tak hilang ditelan zaman
Kita tak hilang karena angan

-Al, murid Aristoteles-

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Pembebasan Hak Cipta

Diperbolehkan menyalin karya sastra Al Aristoteles, jika untuk disalin di web ataupun blog anda, mohon menuliskan alamat sumber. Jika untuk pengerjaan tugas dan lain-lain, mohon komentari karya itu.

Sponsors

MAHAKARYA ALI AKBAR © 2008. Blog design by Randomness